Kartu Kredit: Cara Pengajuan (2)

Kartu Kredit: Cara Pengajuan (2)

Bukan hanya membuka gerai di mal dan plaza, agen marketing kartu kredit juga melakukan penawaran melalui operator telepon. Dengan gencar, mereka menghubungi calon nasabah untuk memberikan penawaran kepemilikan kartu kredit. Mereka database calon nasabah mereka yang mereka kantongi, kalau perlu mereka membeli database tersebut. Bahkan ada seseorang yang berprofesi menjual database nama, dan nomor telepon calon nasabah. Database calon nasabah itu meliputi:

– Data member rumah makan terkenal
– Data member night club terkenal
– Data member golf club
– Data member pengguna mobil mewah
– Data servis pemilik mobil- mobil baru
– Data pengguna kartu kredit dari semua bank penerbit

Agen marketing kartu kredit memang terkesan gelap mata dalam menghubungi calon nasabah kartu kredit. Bayangkan, mereka bisa memiliki data nasabah dengan sangat banyaknya. Operator telepon mereka juga bisa berjumlah puluhan orang. Calon nasabah sama sekali tidak mengetahui dari mana operator tersebut mendapatkan nomor teleponnya.

Pengguna kartu kredit aktif adalah prioritas utama operator telepon ini karena salah satu persyaratan terbitnya kartu kredit adalah dengan melampirkan kartu kredit yang masih berlaku. Hampir semua narasumber yang aktif menggunakan kartu kredit mengaku, dalam satu hari dia bisa dihubungi 3- 5 operator yang menawarkan kepemilikan kartu kredit baru. Kadang operator mengaku dari Bank Danamon. Apabila narasumber mengaku sudah memiliki kartu kredit Danamon, operator justru mengejar untuk menawarkan kartu kredit yang lain seperti ANZ, UOB Buana, HSBC, dan lain- lain yang belum dimiliki narasumber. (MW)