Kartu Kredit dan Ketentuan Perbankan (4)

Kartu Kredit dan Ketentuan Perbankan (4)

– Melakukan penarikan tunai pada kartu kredit untuk tujuan membayar angsuran bank yang lain.
>> Menggunakan kartu kredi untuk pembayaran angssuran barang yang lain secara autopayment.

>> Apabila terjadi transaksi yang tidak sewajarnya itu, sistem dari bank penerbit kartu kredit akan melakukan pemberitahuan melalui SMS atau petugas akan menghubungi secara langsung melalui telepon.

* Merchant atau toko- toko yang menjual barang dan bekerja sama dengan penerbit kartu kredit semakin hati- hati dalam melayani pembeli yang membayar dengan menggunakan kartu kredit. Yang paling menonjol adalah merchant toko perhiasan dan toko elektronik yang biasanya melayani ‘gesek tunai’ kartu kredit dengan imbalan 2 %- 2,5 %. Beberapa merchant yang ditemui penulis ada yang mengeluarkan kebijakan seperti total gesekan hanya Rp 10.000.000 per hari. Ada pula yang sampai menutup pembayaran dengan kartu kredit.

* Bank Indonesia memberi ketentuan batas penggunaan maksimum dari kartu kredit, bunga maksimum untuk penggunaan pembayaran belanja dan bunga maksimum untuk penarikan tunai melalui ATM.

* Apabila terjadi kegagalan pembayaran tagihan kartu kredit, bank penerbit kartu kredit harus melakukan penagihan sendiri dengan etika dan sesuai aturan main yang diketahui Bank Indonesia. Apabila pekerjaan penagihan ini dilakukan oleh pihak lain, maka harus dilaporkan kepada Bank Indonesia. Bank penerbit kartu kredit wajib bertanggung jawab penuh atas semua mekanisme kegiatan penyedia jasa penagihan dan melakukan pengawasan, evaluasi, serta pelaporan secara berkala dan terus- menerus. (MW)