Kartu Kredit :Penerbit Bank dan Non Bank

Kartu Kredit :Penerbit Bank dan Non Bank

Penerbit kartu kredit bisa merupakan bank dan bisa merupakan lembaga non-bank. Pengertian tentang bank yang dimaksud dalam peraturan Bank Indonesia ini adalah bank umum dan bank perkreditan rakyat sebagaimana yang dimaksud dalam Undang- Undang No.7  Tahun 1992 tentang Perbankan, termasuk pul di dalamnya adalah kantor cabang bank asing. Contoh bank umum penerbit kartu kredit adalah Bank BCA, Bank BNI 1946, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Danamon, dan sebagainya. Sedangkan contoh bank asing yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia adalah Bank HSBC, Citibank, Bank DBS, dan sebagainya.

Sedangkan lembaga non- bank yang bisa menerbitkan kartu kredit adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia atau badan usaha yang kantor pusatnya berkedudukan di luar negeri yang melakukan kegiatan yang berkaitan dengan alat pembayaran dengan menggunakan kartu di Indonesia.

Alat pembayaran dengan menggunakan kartu adalah alat pembayaran yang berupa kartu kredit, kartu Automated Teller Machine (ATM), kartu debit dan kartu prabayar. ATM dan kartu debit adalah kartu yang sering diberikan kepada pemilik rekening tabungan agar bisa melakukan transaksi tarik tunai, setor tunai, pembayaran dan transfer dana dengan mudah melalui mesin ATM. Sedangkan contoh kartu prabayar adalah kartu prabayar pulsa yang diterbitkan oleh perusahaan telekomunikasi, kartu e- Toll yang dikeluarkan Bank Mandiri untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam melakukan pembayaran, dan sebagainya.

Menurut peraturan Bank Indonesia ini, yang dimaksud kartu kredit adalah alat pembayaran dengan menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan atau untuk melakukan penarikan tunai melalui ATM. Kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh acquirer atau penerbit (dalam bentuk dana talangan). Pemegang kartu berkewajiban melakukan pelunasan pembayaran tersebut pada waktu yang disepakati (awal bulan berikutnya sampai dengan tanggal jatuh tempo) baik secara sekaligus (charge card) ataupun secara angsuran. Pemilik sah dari kartu kredit disebut sebagai pemegang kartu atau pengguna kartu.  (MW)