Ketentuan Hukum Kartu Kredit (1)

Ketentuan Hukum Kartu Kredit (1)

Produk perkreditan sudah ada di Indonesia sejak lama dan dilaksanakan oleh lembaga perbankan. Sementara itu, produk perkreditan dengan menggunakan kartu kredit di Indonesia mulai diperkenalkan oleh Hotel Indonesia pada tahun 1964. Waktu itu Hotel Indonesia telah melayani pembayaran dengan kartu kredit, itupun transaksi dengan menggunakan kartu kredit baru terjadi pada tahun 1970-an.

Di Asia sendiri, kartu kredit mulai muncul digunakan pada tahun 1960-an, tepatnya di negara Jepang dengan bank penerbit Bank Sumitomo. Jepang memang menjadi negara pelopor pengguna kartu kredit di Asia, hingga akhirnya merambah memasuki wilayah Indonesia. Kartu kredit yang pertama kali terbit di Indonesia adalah terbitan Dinners Club dan American Express. Selanjutnya, penggunaan kartu kredit terus berkembang dengan didahului penerbitan kartu kredit pertama oleh bank nasional di Indonesia yaitu Bank BCA. Kartu kredit dari Bank BCA pada awalnya hanya untuk kalangan nasabah BCA saja. Itu pun harus memiliki rekening tabungan atau deposito dengan jumlah yang besar.

Jika melihat sejarah penggunaan kartu kredit di belahan Eropa dan Amerika, Indonesia termasuk ketinggalan sangat jauh. Sejak berakhirnya Perang Dunia II, perdagangan antar negara berkembang sangat pesat, terutama negara- negara di benua Amerika dan Eropa. Pesatnya hubungan perdagangan ini harus diimbangi pula dengan perkembangan dunia perbankan yang merupakan lembaga utama penyedia modal bagi para pedagang dunia. Pada saat itulah transaksi dengan menggunakan uang tunai mulai ditinggalkan. Para pedagang lebih memilih cek tunai sebagai alat pembayaran yang paling praktis dan aman. Penjual bisa mencairkan cek tunai itu menjadi uang tunai di bank terdekat dari tempat tinggal atau kantornya.(MW)