Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 (3)

Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 (3)

Transfer data pengguna kartu kredit kepada pihak lain tidak bisa dibatasi. Hampir setiap pengguna kartu berhutang merasa terganggu dengan aktivitas telemarketing yang menawarkan banyak produk kepada pengguna kartu tersebut.

Aturan baku tentang proses penagihan tunggakan belum dikeluarkan sehingga bank penerbit banyak yang memberikan pekerjaan penagihan utang kartu kredit kepada pihak lain dengan rambu- rambu yang sangat minim. Juga belum ada penekanan tentang unsur kehati- hatian dalam penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada pihak lain.

Demi alasan mengejar penjualan, penerbit kartu kredit sangat mudah memberikan kartu berhutangnya berdasarkan Peraturan Bank Indonesia 11/11/PBI/2009 ini. Kartu kredit begitu mudah didapat. Satu orang bisa memiliki semua kartu berhutang yang diterbitkan oleh setiap penerbit. Jika ada 10 bank penerbit kartu kredit, tidak menutup keumungkinan 1 orang memiliki 10 kartu berhutang, bahkan lebih karena setiap bank penerbit bisa mengeluarkan lebih dari 1 jenis kartu kredit pada setiap golongan kartu berhutang. Masalah- masalah pun bermunculan seiring dengan maraknya penyalahgunaan penggunaan kartu berhutang yang diikuti keterlambatan pembayaran dan utang kartu kredit.

Itulah penjelasan secara garis besar tentang Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai peraturan Bank Indonesia, simak terus postingan selanjutnya. (MW)