Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/02/PBI/2012 (7)

Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/02/PBI/2012 (7)

Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/02/PBI/2012 tentang Perubahan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu

Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/02/PBI/2012 tentang Perubahan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 ini sangat detil dalam mengatur pelaksanaan kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu, terutama kartu kredit. Namun, untuk bisa dilaksanakan dengan benar, Bank Indonesia masih harus mengeluarkan surat edaran yang akan membahas secara rinci tentang tata cara pelaksanaan peraturan Bank Indonesia ini, seperti:

– Usia minimal pemegang kartu adalah 21 tahun.
– Pendapatan minimal calon pemegang kartu kredit adalah Rp 3.000.000/ bulan.
– Plafon maksimal yang akan diberikan kepada pengguna kartu kredit adalah 3 kali pendapatan per bulan secara industri.
– Setiap pemegang kartu kredit hanya diperbolehkan memperoleh kartu maksimal dari dua penerbit.
– Bagi nasabah dengan pendapatan di atas Rp 10.000.000, pengaturannya diserahkan kepada bank selaku penerbit kartu.

Dari penjelasan di atas, bisa dipastikan akan banyak kendala yang harus dihadapi oleh bank penerbit kartu kredit. Saat ini, setiap pemegang kartu kredit pada umumnya memiliki kartu kredit yang jumlahnya banyak sekali akibat longgarnya Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009. Untuk memangkasnya, diperlukan proses yang tidak mudah. Apabila Bank Indonesia mengisyaratkan bahwa semua bank penerbit harus sudah menegakkan aturan ini pada tanggal 1 Januari 2015, maka bank penerbit juga masih memiliki kesempatan yang cukup lama untuk menjalankan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009.
Beberapa rekan penulis pemegang ‘banyak’ kartu kredit masih saja mendapatkan telepon dari agency marketing. Ketika dia menanyakan peraturan terbaru Bank Indonesia tentang pembatasan kartu kredit, mereka dengan ringan menjawab bahwa peraturan itu baru berlaku nanti pada tahun 2015.

Imbauan bagi masyarakat pemegang kartu kredit yang masih saja mendapatkan penawaran dari agency marketing kartu kredit, sebaiknya ditolak saja dengan halus. Ada saatnya nanti peraturan pembatasan kartu ini harus ditegakkan. Daripada pemegang kartu kredit harus menghadapi banyak masalah akibat kebijaksanaan penerbit yang terkesan mendadak dan ekstrim, sebaiknya segera dihindari aplikasi penerbitan kartu kredit baru. Kartu yang sudah ada, sebaiknya dipilih mana saja yang memiliki pelayanan terbaik. Yang lain, jika memang tidak perlu dan habis masa berlakunya, jangan dilanjutkan lagi. Hubungi call center untuk menghapus kartu kredit tersebut. (MW)