Peraturan Penyelenggaraan BI Kegiatan Kartu (1)

Peraturan Penyelenggaraan BI Kegiatan Kartu (1)

Setelah membahas tentang prosedur dan aturan main penyelenggara kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan, peraturan Bank Indonesia ini juga mengatur tentang penyelenggaraan kegiatan khusus kartu kredit sebagai berikut:

– Kartu kredit hanya bisa diberikan oleh penerbit kartu kredit atas dasar permohonan secara tertulis dari pemohon kartu. Dalam pemberian kartu kredit, penerbit wajib menerapkan manajemen resiko sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang mengatur mengenai manajemen resiko.

– Selain memenuhi ketentuan di atas, penerbit wajib pula menerapkan manajemen resiko kredit minimal meliputi:
* Penetapan minimum usia calon Pemegang Kartu;
* Penetapan minimum pendapatan calon Pemegang Kartu;
* Penetapan batas maksimum kredit calon Pemegang Kartu;
* Penetapan presentase minimum pembayaran oleh Pemegang Kartu sekurang- kurangnya sebesar 10 % dari total tagihan;
* Prosedur pemberian persetujuan kepada calon Pemegang Kartu.

– Penerbit juga wajib memberikan informasi secara tertulis kepada pemegang kartu, minimal berisi hal- hal berikut ini:
* Prosedur dan tata cara penggunaan kartu kredit;
* Hal- hal penting yang harus diperhatikan oleh pemegang kartu dalam penggunaan kartunya dan konsekuensi ataupun resiko yang mungkin timbul dari penggunaan kartu kredit;
* Hak dan kewajiban pemegang kartu;
* Tata cara pengajuan pengaduan atas kartu kredit yang diberikan dan perkiraan lamanya waktu penanganan pengaduan tersebut;
* Komponen dalam penghitungan bunga;
* Komponen dalam penghitungan denda; dan
* Jenis dan besarnya biaya administrasi yang dikenakan.

– Penerbit wajib mencantumkan dalam lembar penagihan atau surat tagihan yang disampaikan kepada pemegang kartu, minimal berisi hal- hal berikut:
* Besarnya minimum pembayaran oleh pemegang kartu;
* Tanggal jatuh tempo pembayaran;
* Besarnya presentase bung per bulan dan presentase efektif bunga per tahun atas transaksi yang dilakukan, termasuk bunga atas transaksi pembelian barang atau jasa, penarikan tunai, dan manfaat lainnya dari kartu kredit apabila bunga atas masing- masing transaksi tersebut berbeda;

* Besarnya denda atas keterlambatan pembayaran oleh pemegang kartu  kredit;
* Nominal bunga yang dikenakan. (MW)