Prinsip Kerja Kartu Kredit

Prinsip Kerja Kartu Kredit

Dunia perbankan saat ini memang begitu canggih seiring dengan kemajuan teknologi telekomunikasi. Jaman serba otomatis ini telah membawa perbankan dengan produk kartu kreditnya untuk semakin mudah digunakan kapan saja dan di mana saja.

Ketika seseorang sedang mengajukan kepemilikan kartu kredit, bank akan melihat sistem yang terhubung dengan server dari Bank Indonesia (BI). Cukup menuliskan nama lengkap beserta nama ibu maka komputer akan menampilkan keberadaan finansial orang tersebut. Apabila pemohon masih memiliki catatan merah di bank yang lain maka permohonan kartu berhutang secara otomatis ditolak. Namun, apabila pemohon tidak memiliki catatan buruk di bank manapun maka secara otomatis, bank penerbit kartu berhutang akan memberikan kartu kredit untuk pemohon tersebut.

Secara umum, penggunaan kartu berhutang memiliki mekanisme dengan prinsip- prinsip kerja sebagai berikut:

– Setiap pengajuan kartu kredit harus dilengkapi fotokopi kartu identitas yang masih berlaku beserta data rekening bank atau kartu kredit yang telah dimiliki.

– Dengan adanya validasi dan aktivasi kartu kredit, pemohon dianggap menyetujui syarat dan ketentuan hukum dalam memiliki dan menggunakan kartu kredit.

– Ketika pemegang kartu menggunakan kartu untuk melakukan pembayaran, berarti pengguna kartu kredit meminta kepada bank penerbit untuk membayarnya terlebih dahulu.

– Pengguna kartu kredit wajib melakukan pembayaran kepada bank sejumlah dana yang dia pakai untuk berbelanja dalam jangka waktu tertentu.

– Pihak bank penerbit akan mengirimkan surat pemberitahuan tentang daftar belanja yang pernah dilakukan dalam satu bulan beserta perincian cara pembayaran dan batas maksimum waktu pembayaran.

– Pengguna kartu kredit bisa melakukan pembayaran minimum yang tercantum di dalam surat pemberitahuan tersebut dengan konsekuensi yang bisa jadi akan menjadikan sebagai beban yang tidak ringan bagi penggunanya.

Kartu kredit bagaikan bank yang selalu mendampingi pemiliknya, siap melakukan pembayaran sesuai batas tertentu. Pemilik kartu kredit mendapakan pinjaman dengan dengan sangat praktis dan fleksibel. Segala kemudahan ini, tentu harus disertai konsekuensi dan kewajiban- kewajiban tertentu, seperti membayar iuran tahunan, membayar sebelum tanggal batas maksimal, dan denda- denda apabila pembayaran dilakukan terlambat. (MW)